Tuesday, 27 March 2012

Inggris akan Jual Saham RBS kepada Abu Dhabi

London (AFP/ANTARA) - Pemerintah Inggris dalam pembicaraan untuk menjual hingga sepertiga dari sahamnya di Royal Bank of Scotland (RBS) yang diselamatkan negara kepada Abu Dhabi, BBC melaporkan Senin.
Pemerintah, yang mengontrol 82 persen saham RBS, telah melakukan negosiasi berbulan-bulan dengan lembaga pengelola kekayaan negara emirat, kata laporan itu.
Setiap penjualan kepada Abu Dhabi sekarang mungkin akan merugikan karena saham RBS diperdagangkan pada tingkat yang jauh lebih rendah dari yang dibayarkan pemerintah Inggris pada 2008 ketika menalangi bank itu pada puncak krisis keuangan global.
Selama dua tahun sejak 2008, pemerintah Inggris telah menginvestasikan 45,5 miliar pound dari uang pembayar pajak di RBS, yang hampir kehabisan uang setelah kewalahan mencoba sendiri untuk mengambil alih bank Belanda ABN Amro.
Wartawan BBC mengatakan, kesepakatan untuk menjual bagian cukup besar dari bank pada sebuah kerugian untuk pembayar pajak akan sangat dikritik pada saat penghematan dalam ekonomi Inggris.
Saham RBS saat ini diperdagangkan pada sekitar setengah dari 50 pence per saham yang dibayar pemerintah.
Seorang juru bicara RBS mengatakan, bank tidak memiliki komentar pada laporan tersebut.
InvestasiKeuangan Inggris (UKFI), lembaga yang didirikan pada 2008 untuk mengelola investasi pemerintah di lembaga keuangan, juga menolak memberikan komentar.
Pemerintah telah tidak merahasiakan bahwa pembicaraan telah berlangsung dengan sejumlah pihak yang berkepentingan untuk menemukan pembeli RBS.
Bank bulan lalu mengatakan, kerugian bersihnya membengkak menjadi hampir 2,0 miliar pound pada 2011, terpukul krisis utang Yunani, biaya restrukturisasi dan pembayaran kompensasi terkait dengan kesalahan penjualan asuransi.
Itu adalah kerugian curam kelompok keempat tahun berturut-turut sejak itu bank diselamatkan.
Di tengah kemarahan publik menjelang hasil, kepala eksekutif Stephen Hester menghapus saham bonus tahunan senilai 963.000 pound di atas 1,2 juta poundsterling
gajinya.
Source : id.berita.yahoo.com


0 comments:

Post a Comment