Monday, 2 April 2012

Sistem Regulasi Pada Manusia - Lengkap !

System regulasi pada manusia terdiri dari sistem saraf, sitem endokrin/hormon, dan indra. Sistem saraf bekerja cepat dalam menganggapi perubahan, sedangkan sistem hormon bekerja lambat dalam. Indra adalah reseptor rangsang dari luar.
Sistem saraf terdiri dari sel-sel saraf (neuron). Sel saraf terdiri dari badan sel, inti sel, akson, dendrit, selubung myelin, sel Schwann, dan nodus ranvier. Sel saraf yang berfungsi menerima rangsang (reseptor) disebut saraf sensori. Sel saraf yang membawa rangsang dari otak menuju ke efektor disebut saraf motori. Sedangkan sel saraf yang menghubungkan neuron sensori dan neuron motori disebut neuron intermediat.
Penghantaran impuls pada sel saraf dapat terjadi melalui dua cara, yaitu melalui perubahan muatan listrik pada sel saraf dan melalui sinapsis gerakan ada manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu gerak biasa dan gerak refleks. Pada gerak biasa, rangsang melalui jalur neuron sensori-interneuron-otak-neuron motori-efektor.sedangkan gerak refleks tidak melalui otak tetapi melalui sumsum tulang belakang.
Sistem saraf dibagi menjadi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak terbagi menjadi otak besar (serebru), otak kecil (serebelum), jembatan varol, dan medulla oblongata (sumsum lanjutan). Setiap bagian otak memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam mengatur kerja tubuh. Otak besar berfungsi sebagai pusat kesadaran, kecerdasan, ingatan, kenisfan, dan interpretasi kesan. Otak kecil sebagai pusat keseimbangan dan koordinasi motor/gerakan. Medulla oblongata berfungsi untuk mengatur denyut jantung, tekanan darah, gerakan pernafasan, sekresi ludah, menelan, gerak peristaltik, batuk, dan bersin.
Sistem saraf tepi merupakan sistem saraf yang berasak dari saraf-saraf yang keluar dari otak dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf simpatetik dan parasimpatetik. Kerja kedua sistem saraf ini selalu berlawanan antagonis).
Sistem endokrin (hormon) pada manusia terdiri dari kelenjar-kelenjar endokrin, yang terdiri dari kelenjar hipofisis, pineal, hipotalamus, tiroid, paratiroid, timus, adrenal, pancreas, dan kelamin (testis dan ovarium).
Alat indra pada manusia ada lima macam, yaitu indra penglihat (mata), pencium (hidung), pendengar (telinga), pengecap (lidah), peraba dan perasa (kulit).
Reseptor pada mata disebut sel konus (kerucut) dan sel basilus (batang). Reseptor pada rongga hidung adalah sel-sel olfaktori. Reseptor pada teminga adalah organ korti. Reseptor pada lidah adalah tunas-tunas pengecap. Reseptor pada kulit adalah korpuskula pacini, ujung saraf ruffini, ujung saraf Krause, dan korpuskula meissner.
Pemakaian narkotika dapat mengganggu kerja sistem saraf. Narkoba dapat digolongkan menjadi stimulan (perangsang, seperti amfetamin dan kokain), depresan (penenag, seperti barbiturat, opium, morfin), dan halusinogen (mempegaruhi persepsi penglihatan dan pendengaran subjek dan juga peningkatan respon emosional.
JARINGAN SARAF
Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.
Gbr. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit).
Terdapat 3 macam sel saraf
1.
Sel Saraf Sensorik
Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.
2.
Sel Saraf Motorik
Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.
3.
Sel Saraf Penghubung
Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.
Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas.
Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impuls-impuls saraf.

Sistem saraf adalah sistem organ pada hewan yang terdiri atas sel neuron yang mengkoordinasikan aktivitas otot, memonitor organ, membentuk atau menghentikan masukan dari indra, dan mengaktifkan aksi. Komponen utama dalam sistem saraf adalah neuron yang diikat oleh sel-sel neuroglia, neuron memainkan peranan penting dalam koordinasi.Sistem saraf pada vertebrata secara umum dibagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
                 Semua sel dalam tubuh hewan memiliki muatan listrik yang terpolarisasi, dengan kata lain terjadi perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam dari suatu membran sel, tidak terkecuali sel saraf (neuron). Perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam membran ini disebut potensial membran Informasi yang diterima oleh Indra akan diteruskan oleh saraf dalam bentuk impuls. Impuls tersebut berupa tegangan listrik. Impuls akan menempuh jalur sepanjang akson suatu neuron sebelum dihantarkan ke neuron lain melalui sinapsis dan akan seperti itu terus hingga mencapai otak, dimana impuls itu akan diproses. Kemudian otak mengirimkan impuls menuju organ atau indra yang dituju untuk menghasilkan efek yang diinginkan melalui mekanisme pengiriman impuls yang sama.
                Membran hewan memiliki potensial istirahat sekitar -50 mV s/d -90 mV, potensial istirahat adalah potensial yang dipertahankan oleh membran selama tidak ada rangsangan pada sel. Datangnya stimulus akan menyebabkan terjadinya depolarisasi dan hiperpolarisasi pada membran sel, hal tersebut menyebabkan terjadinya potensial kerja. Potensial kerja adalah perubahan tiba-tiba pada potensial membran karena datangnya rangsang. Pada saat potensial kerja terjadi, potensial membran mengalami depolarisasi dari potensial istrahatnya (-70 mV) berubah menjadi +40 mV. Akson vertebrata umumnya memiliki selubung mielin. Selubung mielin terdiri dari 80% lipid dan 20% protein, menjadikannya bersifat dielektrik atau penghambat aliran listrik dan hal ini menyebabkan potensial kerja tidak dapat terbentuk pada selubung mielin; tetapi bagian dari akson bernama nodus Ranvier tidak diselubungi oleh mielin. Penghantaran rangsang pada akson dilakukan dengan mekanisme hantaran saltatori, yaitu potensial kerja dihantarkan dengan "melompat" dari satu nodus ke nodus lainnya hingga mencapai sinapsis.
                 Pada ujung neuron terdapat titik pertemuan antar neuron bernama sinapsis, neuron yang mengirimkan rangsang disebut neuron pra-sinapsis dan yang akan menerima rangsang disebut neuron pasca-sinapsis. Ujung akson setiap neuron membentuk tonjolan yang didalamnya terdapat mitokondria untuk menyediakan ATP untuk proses penghantaran rangsang dan vesikula sinapsis yang berisi cairan neurotransmitter umumnya berupa asetilkolin (ACh). Ketika rangsang tiba di sinapsis, ujung akson dari neuron pra-sinapsis akan membuat vesikula sinapsis mendekat dan melebur ke membrannya. Asetilkolin kemudian dilepaskan melalui proses eksositosis. Pada ujung akson neuron pasca-sinapsis, protein reseptor mengikat molekul neurotransmitter dan merespon dengan membuka saluran ion pada membran akson yang kemudian mengubah potensial membran (depolarisasi atau hiperpolarisasi) dan menimbulkan potensial kerja pada neuron pasca-sinapsis. Asetilkolin yang ada kemudian dihidrolisis menjadi asetil dan kolin. Molekul tersebut kemudian masuk kembali ke ujung akson neuron pra-sinapsis melalui proses endositosis.

Kelainan dan Penyakit Sistem Saraf Manusia
Sistem saraf manusia dapat mengalami gangguan kerja berupa penyakit atau kelainan lainnya. Contoh:
1.    Meningitis
      Meningitis merupakan peradangan selaput pembungkus otak yaitu meninges. Meningitis disebabkan oleh virus sehingga dapat menular.
2.    Multiple sclerosis (MS = sklerosis ganda atau disseminated sclerosis) Multiple sclerosis merupakan penyakit saraf kronis yang dapat memengaruhi sistem saraf pusat, sehingga menyebabkan gangguan pada organ, seperti rasa sakit, masalah penglihatan, berbicara, depresi, gangguan koordinasi dan kelemahan pada otot sampai kelumpuhan.
3.    Nyeri saraf
       Nyeri saraf dapat terjadi karena adanya gangguan saraf sensorik maupun motorik. Gejala nyeri saraf sering disertai dengan gejala lain seperti kehilangan rasa. Urat saraf terjepit dan penyakit urat saraf gangguan metabolik (seperti diabetic neuropaty pada penderita penyakit kencing manis atau diabetes mellitus). Gangguan motorik karena nyeri saraf dari yang ringan (seperti kram) sampai gangguan berat (seperti kelumpuhan).
4.    Hidrocephalus
       Tanda hidrocephalus berupa pembengkakan kepala karena kelebihan cairan yang ada di sekitar otak. Akibatnya, dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan gangguan organ tubuh.
5.    Penyakit urat saraf terjepit
     Penyakit saraf terjepit sering terjadi pada leher, pinggang, dan telapak tangan.
6.    Parkinson dengan gejala tangan dan kaki gemetar.
7.    Gegar otak terjadi karena otak mengalami kerusakan.
8.    Imsomnia atau lupa ingatan sementara
 
Contoh soal sistem regulasi pada manusia;
1.      Berikut ini adalah beberapa sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia:
1)   sistem saraf                                           4)     sistem indera
2)   sistem peredaran darah                           5)     sistem pernapasan
3)   sistem hormon
Sistem yang termasuk dalam sistem koordinasi adalah….
A.   1, 2, 3                                                    D.    2, 3, 4
B.   1, 3, 4                                                    E.    2, 3. 5
C.   1, 4, 5
2.      Perhatian gambar neuron berikut.
selsarafe
Nama-nama bagian nomor 1, 2, 3, dan 4 berturut-turut adalah...
A.   dendrit, badan sel saraf, akson dan nodus Ranvier
B.   badan sel, dendrit, akson, dan nodus Ranvier
C.   dendrit, badan sel saraf, inti sel, selubung mielin
D.   neurit, dendrit, badan sel dan sel Schwann
E.   dendrit, badan sel, inti sel, dan sel Schwann
3.      Antara dua neuron terdapat hubungan antar neuron yang berperan dalam penjalaran impuls. Pernyataan berikut ini benar berkaitan dengan hubungan tersebut, kecuali…
A.   antar dua neuron terdapat celah sinaps
B.   impuls dijalarkan dari neuron prasinaps menuju neuron pascasinaps
C.   penjalaran impuls berlangsung bolak-balik
D.   penjalaran impuls memerlukan zat penghantar yang disebut neurotransmitter
E.   impuls yang datang dapat diteruskan atau dijalarkan
4.      Uji refleks sering dilakukan dengan cara memukulkan benda lunak perlahan-lahan ke bagian bawah tempurung lutut sehingga secara tidak sadar tungkai bawah penderita bergerak ke depan. Lengkung refleks yang menghasilkan gerakan tersebut memiliki jalur sebagai berikut…
A.   lutut – saraf motorik – sumsum tulang belakang – saraf sensorik – kaki
B.   lutut – saraf sensorik – sumsum tulang belakang – saraf motorik – kaki
C.   lutut – saraf sensorik – otak – saraf motorik – kaki
D.   lutut – saraf motorik – otak – saraf sensorik – kaki
E.   lutut – saraf sensorik – saraf konektor – saraf motorik – kaki
5.      Apabila seorang petinju terkena pukulan dan membuatnya terjatuh. Bagian otak yang mengalami gangguan fungsi pada saat jatuh kemungkinan besar adalah…
A.   cerebrum                                                D.    sumsum tulang belakang
B.   cerebellum                                              E.    otak tengah
C.   saraf perifer
6.      Bagian dari sistem gerak reflek adalah …. .
1)   neuron sensorik                                       4)     neuron konektor
2)   neuron efektor                                         5)     reseptor
3)   neuron motorik                                        6)     rangsang
Urutan yang tepat sehingga muncul gerak reflek adalah … .
A.   5, 6, 3, 4, 1, dan 2                                   D.    6, 5, 4, 1, 3, dan 2
B.   5, 6, 3, 1, 2, dan 4                                   E.    6, 5, 1, 4, 3, dan 2
C.   6, 4, 5, 1, 2, dan 3
7.      Beberapa kelainan hormon pada manusia adalah sebagai berikut!
1)   Kretinisme                                              4)     Gigantisme
2)   Addison                                                  5)     Diabetes mellitus
3)   Gondok                                                  6)     Batu ginjal
Kelainan yang disebabkan hipofungsi adrenal, hipersekresi GH, dan hipersekresi paratiroid secara berurutan adalah…..
A.   1, 2, dan 3                                              D.    2, 4, dan 6
B.   1, 3, dan 5                                              E.    4, 5, dan 6
C.   2, 3, dan 5
8.      Beberapa organ yang terlibat dalam gerak refleks:
1)   efektor                                                    4)     reseptor
2)   neuron sensoris                                      5)     neuron konektor
3)   neuron motorik
Urutan jalannya impuls pada gerak refleks adalah….
A.   1-2-3-4-5                                                 D.    4-2-5-3-1
B.   2-3-4-5-1                                                 E.    4-5-3-2-1
C.   4-2-3-5-1
9.      Perhatikan gambar di bawah ini!
Yang merupakan dendrit, badan sel saraf, inti, dan akson ditunjukan pada nomor ........
A.   1, 2, 3, 4                                                D.    4, 5, 6, 7
B.   2, 3, 4, 5                                                E.    7, 6, 5, 4
C.   3, 4, 5, 6
10.    Hubungan antara hormon dan fungsinya yang benar adalah . . .
A.      Adrenalin
Mengubah glukosa menjadi glikogen
B.      Insulin
Mengubah glikogen menjadi glukosa
C.      Progesteron
Menimbulkan dan mempertahankan tanda kelamin sekunder pada wanita
D.      Estrogen
Mempersiapkan dinding uterus agar dapat menerima ovom yang sudah dibuahi
E.      Tiroksin
Meningkatkan reaksi kimia dalam sel tubuh sehingga meningkatkan metabolisme tubuh
11.    Hubungan estrogen dengan proses ovulasi adalah …
A.    merangsang hipofisis untuk mengekskresi FSH yang akan menyebabkan folikel pecah
B.    merangsang hipofisis untuk mengekskresi LH yang menyebabkan folikel pecah
C.    merangsang hipofisis untuk menghasilkan LH sehingga folikel pecah
D.    menyebabkan korpus luteum untuk menghasilkan progesteron yang akan menyebabkan folikel pecah
E.    merangsang folikel untuk menghasilkan progesteron yang tinggi sehingga folikel pecah
12.    Sistem koordinasi pada tubuh manusia terdiri dari…
A.    sistem saraf, ekskresi, dan alat indra
B.    sistem saraf, endokrin, dan alat indra
C.    sistem sirkulasi, endokrin, dan saraf
D.    sistem sirkulasi, pencernaan, dan ekskresi
E.    sistem indra, gerak dan pencernaan
13.    Komponen-komponen sistem saraf
1)   reseptor                                                  4)     respons
2)   saraf                                                      5)     efektor
3)   stimulus
Urutan jalannya rangsang dalam tubuh adalah…
A.   1 – 3 – 2 – 5 – 4                                      D.    3 – 2 – 4 – 5 – 1
B.   1 – 3 – 5 – 4 – 2                                      E.    3 – 1 – 2 – 5 – 4
C.   2 – 4 – 1 – 3 – 5
14.    Sel saraf yang berfungsi menyampaikan perintah dari otak atau sumsum tulang belakang menuju ke efektor adalah…
A.   neuron sensori                                        D.    sinapsis
B.   neuron motori                                          E.    ganglion
C.   neuron konektor
15.    Perhatikan gambar berikut ini!
Pusat keseimbangan dan koordinasi gerakan tubuh adalah…
A.   1                                                            D.    4
B.   2                                                            E.    5
C.   3
16.    Berikut ini sesuai dengan medula spinalis, kecuali…
A.   pusat gerak refleks
B.   penghantar impuls sensori ke otak
C.   pembawa impuls motor dari otak
D.   bagian luar tersusun dari substansi alba
E.   substansi grissea mengandung akson bermielin
17.    Perhatikan tabel berikut ini!

simpatetik
parasimpatetik
1
memperkecil pupil
memperbesar pupil
2
memperkecil bronkus
memperbesar bronkus
3
relaksasi kandung kemih
kontraski kandung kemih
4
merangsang kerja lambung
menghambat kerja lambung
5
dilatasi arteri
konstriksi arteri
Fungsi saraf simpatetik dan parasimpatetik yang benar adalah…
A.   1                                                            D.    4
B.   2                                                            E.    5
C.   3
18.    Perhatikan macam-macam sistem saraf berikut!
1)   sistem saraf autonom                              4)     sistem saraf simpatetik
2)   sistem saraf spinal                                  5)     sistem saraf kranial
3)   sistem saraf kraniospinal                         6)     sistem saraf parasimpatetik
Sistem saraf tepi terdiri atas…
A.   1 dan 3                                                   D.    2 dan 3
B.   2 dan 5                                                   E.    4 dan 6
C.   1 dan 5
19.    Lihat gambar saraf kranial berikut ini!
Saraf fasial, auditori, spinal, dan olfaktori berturut-turut ditunjukkan oleh nomor…
A.   2, 4, 7, 9                                                D.    5, 6, 8, 12
B.   2, 6, 10, 12                                             E.    11, 6, 9, 12
C.   5, 7, 3, 11
20.    Penyakit Parkinson disebabkan otak kekurangan dopamin sehingga konstraksi otot tak terkendali. Hal ini terjadi karena…
A.   kerja asetilkolin tak terhambat                   D.    kehilangan memori
B.   adanya kerusakan neuron                         E.    jaringan otak mengalami peradangan
C.   adanya kerusakan sel-sel otot
21.    Perhatikan fungsi-fungsi hormon berikut!
1)   merangsang perkembangan folikel di ovarium
2)   merangsang ovulasi
3)   merangsang sekresi estrogen
4)   merangsang sel interstitial pada testis menghasilkan testosteron
5)   merangsang testis menghasilkan sperma
6)   merangsang pembentukan progesteron oleh korpus luteum
Folikel Stimulating Hormone berfungsi untuk…
A.   1, 3, 5                                                    D.    2, 4, 6
B.   1, 2, 3, 6                                                E.    2, 3, 5, 6
C.   4 dan 5
22.    Hormon yang berfungsi dalam produksi air susu adalah…
A.   estrogen dan progesteron                         D.    prolaktin dan oksitosin
B.   prolaktin dan estrogen                              E.    estrogen dan oksitosin
C.   oksitosin dan progesteron
23.    Hormon kalsitonin berfungsi…
A.   mempercepat absorpsi kalsium oleh tulang
B.   mengatur metabolisme, pertumbuhan dan kerja sistem saraf
C.   meningkatkan kadar kalsium dalam darah
D.   mengatur kadar ion organik dalam tubuh
E.   mengatur kadar gula darah
24.    Hormon yang mempengaruhi kontraksi uterus saat kelahiran adalah…..
A.   relaksin                                                  D.    progesterone
B.   prostaglandin                                          E.    estrogen
C.   oksitosin
25.    Pematangan sel telur dalam folikel dipengaruhi oleh hormon…..
A.   LH                                                         D.    progesterone
B.   FSH                                                       E.    oksitosin
C.   estrogen
26.    Proses metabolisme dan oksidasi di dalam sel dipengaruhi oleh hormon…..
A.   kalsitonin                                                D.    androgen
B.   parathormon                                           E.    tiroksin
C.   adrenalin
27.    Pasangan hormon yang kerjanya bersifat antagonis adalah…..
A.   adrenalin – insulin                                   D.    adrenalin – epinefrin
B.   tiroksin – adrenalin                                  E.    androgen – prolaktin
C.   tirotrop – tiroksin
28.    Hormon yang mempengaruhi perubahan glikogen menjadi glukosa, mempertinggi aliran darah ke otot, dan merangsang kerja otot jantung, diproduksi oleh kelenjar…..
A.   tiroid                                                      D.    pankreas
B.   adrenal                                                   E.    paratiroid
C.   pituitary

 


0 comments:

Post a Comment