Friday, 4 May 2012

Penyebab Batalnya Konser Avenged Sevenfold di Jakarta 2012

Batalnya konser band Avenged Sevenfold (A7X) secara mendadak, masih mencuatkan tanda tanya besar bagi para penggemarnya. Masalah keamanan sempat disebut-sebut sebagai suatu penyebab. Tapi, hal itu dibantah pihak A7X.



Dalam situs resminya, band metal asal California itu mengungkapkan rasa kecewa mereka terhadap pihak promotor. Dinyatakan, A7X membatalkan konser ternyata bukan karena mereka khawatir soal keamanan secara umum, tapi lebih pada soal keselamatan mereka dan penonton terkait set panggung yang telah dibangun. Panggung mereka nilai bermasalah sehingga dapat membahayakan mereka dan juga penonton.

"You may read reports from others that the show was cancelled because the band was worried about its security. Do not believe it. There is only one reason the show was cancelled: the stage had numerous defects and was not safe and our fans, as well as the band and crew, could have been hurt," itulah pengumuman yang tertulis dalam situs resmi A7X.

Set panggung memang menjadi hal penting bagi pelantun Almost Easy ini saat beraksi. Pihak manajemen A7X telah berupaya menemukan cara agar panggung dapat diperbaiki demi menjaga keselamatan para personel dan penggemarnya. Namun sayang, mereka tidak menemukan titik temu dan konser terpaksa dibatalkan.

"Although the building of a stage is the responsibility of the promoter, not the band, our production crew made every effort to work with local staff to find a way to overcome concerns and put on a safe event. Unfortunately the safety concerns were too great and made it impossible for us to perform," ujarnya.

Para personel A7X merasa kecewa karena tidak bisa menghibur penggemar mereka di tanah air. Tampil di Indonesia adalah suatu kebanggaan bagi band yang kini memiliki ampat anggota ini. Ini untuk ketiga kalinya, mereka menggelar konser di Jakarta.

Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada ribuan peggemar yang sudah menunggu aksi mereka.

"Over the years, Jakarta, with its many loyal A7X fans, has become one of our favorite cities to visit. Words cannot adequately express how disappointed we are at missing the opportunity to play in Jakarta," tulis mereka.

Konser A7X seharusnya digelar Selasa, 1 Mei 2012 malam di Pantai Carnaval Ancol. Tetapi, konser ini dibatalkan secara mendadak. Penonton kecewa dan sempat memicu kericuhan di lokasi konser.

Ditunggu ribuan fans, konser grup musik Avenged Sevenfold (A7X) di Pantai Karnaval Ancol pada Selasa Malam (1/5/2012) mendadak dibatalkan.
Karuan saja, begitu banyak calon penonton fanatik marah-marah. Tiket box (tempat jualan tiket) sempat dirusak massa. Foto-foto perusakan itu sempat beredar di Twitter. Saat itu, mencuat isu kalau alasan keamanan jadi alasan pembatalan.
Tapi ternyata bukan alasan keamanan! Dalam jumpa pers khusus mengklarifikasi masalah tersebut, pihak promotor ER Entertainment dan ShowMaxx Entertainment menegaskan kalau pembatalan konser sebenarnya lebih karena masalah teknis.
Melalu juru bicaranya, Promotor ER Erie Posse mengatakan jika batalnya konser Avenged Sevenfold (A7X), akibat desain panggung di Pantai Karnaval Ancol yang tidak layak untuk dipakai konser musik rock sekelas Avenged Sevenfold.
"Masalahnya adalah standar stage (panggung) nggak sesuai dengan yang mereka inginkan. Mereka ambil semua foto stage dari kiri, kanan, samping, atas, bawah. Karena tidak simetris menurut mereka tidak layak," ungkap Promotor ER Erie Posse, Eclectic Cafe lantai 1 Citos, Jakarta Selatan, Kamis malam, (3/5/2012).
Errie Posse meminta maaf atas kejadian pembatalan tersebut. Pihak panitia konser berjanji akan menghadirkan kembali A7X di Jakarta tahun ini. " Kami mohon maaf sebesar-sebesarnya yang harusnya digelar 1 Mei kemarin. Sangat menyesal para the Fallen pulang untuk memuaskan para fansnya ini kita meminta mereka kembali ke Jakarta," harapnya.
Pembatalan yang di ajukan A7X menurut Errie sangat mendadak 2 jam sebelum konser dimulai. "Dua jam sebelum acara manager produksinya menyampaikan stagenya nggak aman akan melukai pemainnya. Sampai malamnya kita meeting di Hotel Mulia hingga jam 2 pagi kita nggak ada masalah. Tetap keputusan ada ditangan mereka," ungkapnya.
Menurut Errie pihak A7X memberikan contoh panggung yang tidak layak secara internasional akan menimbulkan kecelakaan. Itu pernah terjadi negara asal A7X dan di negara luar " Tahun lalu pun Di Dallas dan Australia pun pernah terjadi. Dari pembatalan terjadi kecelakaan. Kita dikasih contoh artis Amerika di tengah-tengah show terjadi kebakaran seperti Rihanna," akunya.
Source :


0 comments:

Post a Comment